Ringkasan: Desa Wisata Pagak di Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, resmi masuk 10 besar nominasi Wonderful Indonesia Award (WIA) Provinsi Jawa Tengah 2026. Pengumuman ini muncul lewat pemberitaan lokal pada 20 Agustus 2026, dan pengelola kini bersiap menghadapi tahap kurasi berikutnya menuju level nasional.
Apa itu Desa Wisata Pagak?

Desa Wisata Pagak adalah desa wisata berbasis kreativitas masyarakat yang berlokasi di Dusun Banjar Anyar, Desa Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Desa ini dikelola secara resmi oleh BUMDes Astagina bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dengan payung hukum Peraturan Desa Nomor 8 Tahun 2018.
Ciri khas desa ini adalah kombinasi wisata alam persawahan, edukasi pertanian, dan ekonomi kreatif masyarakat — bukan sekadar objek foto atau taman rekreasi. Titik kumpul utamanya berada di kawasan yang dikenal sebagai Perkampungan Kitiran dan Objek Wisata Rawalutung.
Mengapa Desa Wisata Pagak Masuk 10 Besar WIA Jawa Tengah 2026?

Pada pertengahan Agustus 2026, Desa Wisata Pagak dinyatakan masuk 10 besar nominasi Wonderful Indonesia Award (WIA) tingkat Provinsi Jawa Tengah. Pengelola BUMDes Astagina, Widi Prasetyo, menyebut pihaknya kini fokus melengkapi berkas administrasi untuk menghadapi tahap kurasi selanjutnya, sementara aktivitas wisata tetap berjalan seperti biasa.
Pencapaian ini bukan kejutan tiba-tiba. Menurut pemberitaan Banyumas Ekspres, Desa Wisata Pagak telah aktif mengikuti berbagai kompetisi desa wisata sejak tahun 2020, dan dari situ pengelola mendapat masukan bertahap dari akademisi, pelaku industri pariwisata, hingga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif — masukan yang kemudian dipakai untuk memperbaiki tata kelola dan kualitas destinasi.
Kepala Desa Pagak, Sudarwo, menyampaikan bahwa capaian ini adalah bukti semangat kolektif warga dan BUMDes, namun ia menegaskan pengembangan desa wisata tidak boleh berhenti hanya karena mengejar prestasi kompetisi. Prioritasnya tetap pada tata kelola yang berkelanjutan agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan warga.
Perjalanan Panjang Menuju 10 Besar: Rekam Jejak Prestasi Pagak

Desa Wisata Pagak sesungguhnya bukan pemain baru di panggung desa wisata Jawa Tengah. Berikut rekam jejaknya berdasarkan pemberitaan yang tercatat:
| Tahun | Ajang / Momentum | Hasil |
|---|---|---|
| 2017–2018 | Cikal bakal wisata, berawal dari festival layang-layang di sawah pasca-panen | Menarik antusiasme warga di tengah tren swafoto, mulai diliput media lokal |
| 2020 | Pandemi Covid-19 | Aktivitas wisata sempat vakum, kunjungan terhenti |
| 2021 | BCA Desa Wisata Award | Masuk 20 besar nasional kategori Desa Wisata Berbasis Kreatif, dari 460 desa wisata se-Indonesia |
| 2021 | Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) | Masuk 300 besar nasional |
| 2024 | Gelar Desa Wisata Jawa Tengah (GDWJT) | Juara 1, mengalahkan Kemutug Lor (Banyumas) di posisi kedua dan Tegalsambi (Jepara) di posisi ketiga |
| 2026 | Wonderful Indonesia Award (WIA) Provinsi Jawa Tengah | Masuk 10 besar nominasi, menunggu tahap kurasi lanjutan |
Pola yang terlihat: desa ini membangun reputasinya secara bertahap lewat siklus ikut kompetisi–dapat masukan–perbaiki tata kelola, bukan lewat lonjakan popularitas instan. Status juara 1 Gelar Desa Wisata Jawa Tengah 2024 pun kemudian menjadi salah satu alasan Kabupaten Banjarnegara dipilih sebagai tuan rumah Gelar Desa Wisata Jateng 2025.
Apa Saja Daya Tarik Wisata di Desa Pagak?

Kawasan utama wisata Pagak berpusat di Perkampungan Kitiran dan Objek Wisata Rawalutung, dengan fasilitas yang cukup lengkap untuk ukuran desa wisata rintisan:
- Rawalutung — kolam renang dan area rekreasi air yang jadi salah satu destinasi favorit di kompleks wisata.
- Joglo Kesenian/Joglo Pertemuan — ruang serbaguna untuk pertunjukan seni sekaligus balai pertemuan yang bisa disewa untuk meeting atau acara komunitas.
- Green house dan kolam pemancingan — termasuk kegiatan malam berupa lomba mancing yang digelar rutin setiap malam Kamis dan Sabtu.
- Taman tematik, food court, dan fasilitas olahraga — lapangan sepak bola, jogging track, hingga kolam renang tambahan.
- Spot swafoto Talang Gantung — peninggalan dari akar sejarah wisata ini yang memang tumbuh dari tren foto di sawah.
Selain aktivitas rekreasi, pengelola menyediakan homestay dan dua jenis paket wisata: one day tour dan one day one night tour. Paket ini dirancang agar wisatawan tidak sekadar berfoto, tetapi juga ikut merasakan aktivitas dan kearifan lokal warga Pagak — mulai dari edukasi pertanian sawah hingga interaksi langsung dengan pelaku UMKM setempat.
Ekonomi Kreatif jadi Kekuatan Utama

Yang membedakan Desa Wisata Pagak dari destinasi wisata alam biasa adalah penekanannya pada ekonomi kreatif berbasis masyarakat. Beberapa aktivitas produktif yang bisa diikuti atau disaksikan wisatawan antara lain:
- Penyulingan minyak atsiri (minyak keciri)
- Pengolahan beras merah semi organik
- Pembibitan dan budidaya tanaman anggrek
- Pembuatan ketupat landan (kupat landhan) dan ampyang gulung
- Kuliner khas seperti sroto Pagak, ketupat landan ayam petis, kelapa muda, dan es teh hijau
Model ini sejalan dengan arah kebijakan pariwisata Jawa Tengah secara umum. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Porapar) Jateng melalui Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen menargetkan pengembangan 1.000 desa atau kampung wisata terintegrasi, didukung 1.000 konten kreator untuk memperkuat promosi destinasi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah turut mencatat perjalanan wisatawan nusantara di provinsi ini mencapai 56,49 juta perjalanan sepanjang Januari–April 2026, naik 2,90% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya — konteks yang menunjukkan desa wisata seperti Pagak bergerak di tengah tren kunjungan yang sedang naik.
Bagaimana Cara Berkunjung ke Desa Wisata Pagak?

- Tentukan jenis kunjungan. Pilih paket one day tour untuk kunjungan singkat fokus rekreasi, atau one day one night tour jika ingin menginap di homestay dan merasakan suasana desa lebih lama.
- Hubungi pengelola BUMDes Astagina. Karena kunjungan berbasis paket dan melibatkan aktivitas warga (edukasi pertanian, kunjungan UMKM), sebaiknya kontak pengelola lebih dulu untuk menyesuaikan jadwal, bukan datang dadakan seperti ke objek wisata umum.
- Rencanakan waktu kunjungan malam bila tertarik memancing. Lomba pancing digelar rutin setiap malam Kamis dan Sabtu di area kolam pemancingan.
- Siapkan diri untuk aktivitas luar ruang. Sebagian besar daya tarik Pagak berupa aktivitas persawahan dan edukasi pertanian, jadi alas kaki dan pakaian yang nyaman untuk area terbuka disarankan.
Apa itu Wonderful Indonesia Award (WIA) dan Bagaimana Prosesnya?

WIA adalah ajang penghargaan pariwisata yang mencakup kurasi desa dan kampung wisata di tingkat provinsi sebelum berlanjut ke tingkat nasional. Sebagai gambaran mekanisme kurasi tingkat provinsi, di Jawa Timur misalnya, proses WIA 2026 diikuti 60 desa wisata, dengan 38 di antaranya diusulkan pemerintah kabupaten/kota, sebelum akhirnya ditetapkan 10 desa dan kampung wisata dengan nilai tertinggi. Provinsi lain seperti Jawa Barat menjalankan seleksi serupa lewat ajang SWJ-ITDMA sebelum mewakili provinsinya di WIA nasional.
Detail teknis kurasi tingkat Jawa Tengah — termasuk jumlah desa yang mengikuti seleksi dan sembilan nama lain dalam 10 besar selain Pagak — belum dipublikasikan secara rinci oleh media per 22 Agustus 2026. Bagian ini akan diperbarui begitu hasil resminya tersedia.
Peluang dan Tantangan Menuju Juara Nasional

Widi Prasetyo menargetkan Desa Wisata Pagak bisa meraih juara pada WIA 2026, dengan harapan keikutsertaan ini turut mendongkrak pengenalan desa dan jumlah kunjungan wisatawan. Namun Kepala Desa Sudarwo mengingatkan bahwa fokus jangka panjang tetap pada keberlanjutan tata kelola dan dampak ekonomi bagi warga — bukan sekadar mengejar gelar.
Tantangan yang lazim dihadapi desa wisata sekelas Pagak, berdasarkan konteks kebijakan pariwisata Jateng saat ini, mencakup kesamaan jenis atraksi antar desa wisata dalam satu wilayah, kebutuhan pengembangan SDM digital, dan penguatan infrastruktur akses. Ketiga hal ini secara eksplisit disebut Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai pekerjaan rumah desa wisata di provinsi tersebut secara umum, sehingga relevan juga bagi Pagak dalam mempersiapkan tahap kurasi nasional.
FAQ — Desa Wisata Pagak
Di mana lokasi Desa Wisata Pagak?
Berada di Dusun Banjar Anyar, Desa Pagak, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Siapa pengelola Desa Wisata Pagak?
Dikelola oleh BUMDes Astagina bersama Pokdarwis setempat, dengan payung hukum Perdes Nomor 8 Tahun 2018. Pengelola yang kerap menjadi juru bicara adalah Widi Prasetyo.
Apa prestasi terbesar Desa Wisata Pagak sebelum masuk 10 besar WIA 2026?
Juara 1 Gelar Desa Wisata Jawa Tengah 2024, mengungguli Kemutug Lor (Banyumas) di posisi kedua dan Tegalsambi (Jepara) di posisi ketiga.
Apa daya tarik utama di Desa Wisata Pagak?
Kawasan Rawalutung dan Perkampungan Kitiran, mencakup kolam renang, joglo kesenian, kolam pemancingan, taman tematik, serta beragam aktivitas ekonomi kreatif seperti penyulingan minyak atsiri dan pembuatan ketupat landan.
Artikel ini disusun berdasarkan pemberitaan media lokal (Banyumas Ekspres, Tribun Banyumas, Tribun Style, Jateng Press) serta data resmi Jejaring Desa Wisata (Jadesta) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
